Kado tahun baru yang sangat membanggakan bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Trenggalek. Ungkapan pandemi bukan menjadi alasan siswa dan siswi SMADA berhenti berkreasi dan berinovasi bukan hanya isapan jempol. Kalimat itu menjadi pemicu salah satu siswi kelas XI MIPA 1 Ayu Wildanul Maghfuroh untuk menelurkan sebuah karya yang indah dalam bentuk cerita pendek hingga menjadi juara 1 dalam lomba menulis dan membaca cerpen tingkat nasional yang diselenggaran oleh SMA Nasional Malang.

Siang itu, udara terasa dingin. Semilir angin memenuhi tiap sudut bumi. Dedaunan menari mengikuti urat nadi sang bayu yang terus berdecak tiada henti. Rumput dan ilalangpun tak mau kalah. Mereka melambai-lambai dengan begitu lembut, saling bersentuhan, saling menyapa dan terus berpapasan dengan sesamanya. Putri malu yang mulai tegar membuka matanya kembali mengatupkan daunnya. Mendung mulai menyibak menampakkan kemolekannya. Gumpalan awan hitam berdampingan menambah seksinya alam.

Manusia seisi bumi mulai bersiap diri. Mengangkat jemuran, menggulung terpal tempat mengeringkan kacang tanah, padi, jagung dan hasil panen sawah lainnya. Hewan yang berkeliaranpun segera pulang menuju kandangnya masing-masing. Tak mau kalah, katak pun juga bersiap menata pita suaranya untuk memulai pentas setelah hujan perlahan mereda.

Dua paragraf itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca dan tim penilai. Sehingga cerita pendek berjudul “Cakrawala Pemikiran” mampu menjadi juara 1 dan bersanding dengan penulis terbaik lainnya di tingkat nasional.

Senin 4 Januari 2021 menjadi catatan bersejarah kembali bagi Ayu wildanul penulis muda SMA Negeri 2 Trenggalek setelah bulan Desember kemarin juga sukses menjadi juara 1 nasional lomba cipta cerpen yang diselenggarakan oleh penerbit Elsage publisher. Siswi yang juga tergabung dalam komunitas penulis muda SMADA (penasmada) ini memang memiliki hobi membaca dan menulis. Banyak tulisan-tulisannya yang mampu menghiasi media-media resmi sekolah.

“Terima kasih kepada bapak Pembina dan teman-teman yang setiap harinya terus saya ganggu dan saya mintai tolong. Terima kasih juga atas bimbingan dan semangatnya kepada saya untuk terus berkarya. Mari kita tetap terus belajar dan menempa diri untuk meraih prestasi kembali”, ujar Ayu Wildanul Maghfuroh.

“Selamat untuk anakku dan Pembina, semoga ini menjadi berkah untuk kita semua”, ujar bapak Kepala Sekolah Drs. Sugeng Riyono, M.Pd.

Terima kasih kami sampaikan kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada kami. Permohonan maaf yang setulus-tulusnya jika ada kekurangan dalam kami mengemban amanah Bapak Ibu semua. Usaha untuk memperbaiki diri akan terus kami lakukan. Pendampingan kepada anak didik untuk meraih mimpi akan terus kami jalankan.

SMADA Milik Kita Bersama !
SMADA Jaya Selamanya !