Sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa. Sehingga kesehatan di sekolah menjadi prioritas. Kesehatan sekolah diarahkan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat, aktif berpartisipasi dalam usaha peningkatan kesehatan, baik di sekolah, rumah tangga maupun dalam lingkungan masyarakat.
Konsep hidup sehat yang tercermin pada perilaku sehat dalam lingkungan sehat perlu diperkenalkan sedini mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya dihayati dan diamalkan. Peserta didik bukanlah lagi semata-mata sebagai objek pembangunan kesehatan melainkan sebagai subjek. dengan demikian diharapkan mereka dapat berperan secara sadar dan bertanggung jawab dalam pembangunan kesehatan.
Hari Sabtu dan Minggu tepatnya tanggal 27 dan 28 Februari 2021 menjadi hari penting dalam rangka mencapai konsep kesehatan di sekolah. Pasalnya dalam dua hari itu Kader Kesehatan Remaja SMA Negeri 2 Trenggalek menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan.
Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah dan diikuti oleh 44 peserta dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Tujuan dari kegiatan ini adalah
- Membiasakan diri agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk hidup sehat.
- Membiasakan diri agar peserta didik dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai promotor dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan terhadap diri masing-masing.
- Membiasakan diri agar peserta didik dapat membantu guru, keluarga, dan masyarakat di sekolah dan di luar sekolah.
“Kami sadar bahwa sehat itu bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan semuanya menjadi tidak berharga. Karena itulah, kegiatan ini menjadi agenda rutin di sekolah,” ujar bapak Brian Dwi Mularso, A.Md. Kep. Pembina KKR SMA Negeri 2 Trenggalek.
Dalam kegiatan diklat ini sekolah mengundang narasumber dari luar yang ahli di bidangnya. Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Puskesmas Trenggalek. Banyak materi yang disampaikan dalam diklat ini, di antaranya,
- Pengenalan program UKS dan LLSS, praktik pengukuran TB, BB, LILa, IMT, pemeriksaan berkala pencatatan dan pelaporan, rapor kesehatan.
- Gizi seimbang, stunting, TTD dan pelaporannya.
- P3K, pengobatan sederhana, pengenalan penyakit tidak menular, dan penyakit menular.
- Perencanaan program
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan harapan, setelah kegiatan ini anak-anak dapat menjadi pelopor/model untuk menerapkan apa yang didapat dalam kehidupan yang nyata, baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat secara umumnya,” ujar bapak kepala sekolah Drs. Sugeng Riyono, M.Pd. dalam sambutannya.
Kegiatan ini berlangsung menarik. Siswa yang merupakan Kader Kesehatan Ramaja sangat antusias untuk mengikutinya. Terbukti mereka sangat aktif dalam setiap sesi.
Terima kasih kami sampaikan kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada kami. Permohonan maaf yang setulus-tulusnya jika ada kekurangan dalam kami mengemban amanah Bapak Ibu semua. Usaha untuk memperbaiki diri akan terus kami lakukan. Pendampingan kepada anak didik untuk meraih mimpi akan terus kami jalankan.
SMADA Kreatif !
SMADA Jaya Selamanya !





