Kita Kopasda, Kita Smada, Kita Indonesia. Kalimat itulah yang menjadi penyemangat Komando Pasukan Khusus SMA Negeri 2 Trenggalek atau lebih dikenal dengan sebutan KOPASDA dalam menjalankan program-programnya. Organisasi ini merupakan salah satu bagian dari generasi muda Indonesia yang terus membina diri agar memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, nasionalisme, Patriotisme, wawasan luas, memiliki kesegaran jasmani dan daya kreasi serta dapat mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, keterampilan serta kerja keras. Organisasi ini juga merupakan icon ketertiban dan kedisiplinan di SMA Negeri 2 Trenggalek. Maka, tidak mengherankan jika menjadi salah satu pilihan utama bagi siswa di SMADA.

Banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh KOPASDA. Salah satunya selama dua hari kemarin tepatnya Sabtu dan Minggu 19 dan 20 Desember 2020 menggelar kegiatan Pendidikan Penguatan Jiwa Korsa dan Bakti pada Negeri yang lebih dikenal dengan sebutan PANJI BAKTI KOPASDA.

Kegiatan ini merupakan rangkaian proses pendidikan menuju dikukuhkannya calon Taruna baru KOPASDA tahun 2020.

Tahun ini banyak perbedaan dalam proses pendidikan Calon Taruna KOPASDA. Proses pendidikan regular calon taruna yang biasanya dilaksanakan selama 2 bulan tatap muka, kini hanya dapat dilaksanakan selama 1 bulan secara daring dan beberapa kali tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Rangkaian berikutnya PANJI BAKTI KOPASDA yang seharusnya dilaksanakan selama 2 hari tatap muka, kini juga hanya dapat dilaksanakan selama 2 hari dengan daring sepenuhnya.

“Tahun ini memang sangat berbeda. Kami menyiapkan dengan semaksimal mungkin sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti PANJI BAKTI KOPASDA kami laksanakan daring sepenuhnya. Tapi tentunya tidak mengurangi esensi dari target yang telah kami tentukan”, ujar Zulfi Maftukhozi Panglima Komando Pasukan Khusus SMADA.

PANJI BAKTI KOPASDA dimulai pukul 08.00 WIB dengan tahap registrasi dan persiapan internal peserta. Dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui aplikasi Zoom dan penguatan karakter melalui beberapa model serta strategi yang menarik selama 2 hari.

“Masa pandemi tidak mengurangi daya kreatif dari anak-anak kami. seperti yang telah dilakukan oleh KOPASDA. Kami bangga walaupun berada dalam keterbatasan ruang gerak, namun program kegiatan dan proses pendidikan tetap berjalan”, Ujar Ibu Hj. Rully Sulistyani, S.Pd., M.Pd. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Terima kasih kami sampaikan kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada kami. Permohonan maaf yang setulus-tulusnya jika ada kekurangan dalam kami mengemban amanah Bapak Ibu semua. Usaha untuk memperbaiki diri akan terus kami lakukan. Pendampingan kepada anak didik untuk meraih mimpi akan terus kami jalankan.

SMADA Kreatif !
SMADA Jaya Selamanya !