SMADAAction kata itu yang sering terdengan ganas di telinga masyarakat Trenggalek akhir-akhir ini. Pasalnya secara bertubi-tubi prestasi telah tertoreh di lembaran kertas putih Trenggalek dalam bidang film pendek. Tidak lain tidak bukan SMA Negeri 2 Trenggalek lah biangnya prestasi di bidang ini.

“Kami sangat bangga karya kami dihargai, terimakasih buat sekolahku tercinta telah memfasilitasi hobi kami”, tutur Septian serius.Setelah di bulan Mei kemarin Septian, Icon, Sunu, Pandu, Satria, Ali, Nia dkk telah sukses merajai sepuluh besar film pendek tebaik se Jawa-Bali kategori pelajar lewat filmnya berjudul “180 derajad” di Surabaya, tanggal 27 Agustus kemarin juga telah sukses menggondol piala di RATU FESTIVAL FILM lewat filmnyanya yang berjudul “RODA PUTAR”.

Tidak hanya itu, bak palu godam yang tiba-tiba menghantam, tapi berupa kebahagiaan, prestasi telah datang kembali. Tak dikira dan tak disangka film pendek karya siswa SMA Negeri 2 Trenggalek lagi-lagi menorehkan tinta emas. Tanggal 16 September tepatnya tim SMADA SINEMA dipanggil hadir ke Jakarta untuk menerima anugerah film pelajar terbaik tingkat nasional kategori film horor. “Seperti biasa ada informasi festival film tapi tingkat nasional di Jakarta, kemudian kami mohon petunjuk kepada Pembina, dan Pembina memperbolehkan kami ikut. Kemudian bersama Pembina kami buat sekenario dan jadilah film berjudul WANGSUL kemudian kita kirim” terang Icon salah satu pemeran dalam film itu.

Akhirnya enam orang perwakilan berangkat ke Jakarta untuk menerima dan membawa pulang piala. “Inilah piala tingkat nasional pertama kami, kereeeen”, ucap Sunu dengan bersemangat.

“Anak-anak ini memang memiliki kemampuan, harus terus ditingkatkan, sekolah akan selalu mewadahi anak-anak yang memiliki bakat seperti ini. Terimakasih buat anak-anak telah mengharumkan nama sekolah.” Ungkap Kepala sekolah dengan bangga.

Semoga prestasi demi prestasi segera menyusul, dan SMADA Trenggalek semakin Jaya. (pkn)