Pramuka menjadi salah satu ekstrakurikuler yang diperhitungkan di SMA Negeri 2 Trenggalek. Pasalnya ekstrakurikuler ini banyak menyumbangkan prestasi untuk sekolah. Selain itu, melalui organisasi ekstrakurikuler ini siswa dididik untuk belajar mandiri dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Seperti Minggu lalu, ambalan Kanjeng Jimat sebutan organisasi Pramuka yang ada di SMA Negeri 2 Trenggalek telah mengirimkan dua sangga yang masing-masing terdiri dari enam anggota untuk menjadi delegasi dalam kegiatan Perkemahan Wirakarya di desa Puyung kecamatan Pule yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Trenggalek.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua gelombang. Gelombang pertama hari Minggu hingga Selasa 4 sampai 6 Juli 2021. Sedangkan gelombang kedua hari Selasa hingga Kamis 6 sampai dengan 8 Juli 2021.

Dua sangga diberangkatkan secara resmi oleh bapak Drs. Sugeng Riyono, M.Pd. selaku Kamabigus. Dalam sambutannya beliau berpesan agar delegasi SMA Negeri 2 Trenggalek dapat membawa nama baik sekolah di manapun berada. Mampu menjadi contoh untuk delegasi yang lain. Selain itu, juga selalu mengingatkan untuk terus menjaga kesehatan diri, serta menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek bersama BAZNAS ini menitikberatkan pada giat sosial di masyarakat dengan sasaran warga desa Puyung kecamatan Pule yang berfokus pada pembenahan rumah tidak layak huni atau sering disebut bedah rumah.

“Kegiatan ini merupakan event yang sangat menarik bagi peningkatan pengalaman siswa. mereka langsung terjun ke masyarakat dan berkarya nyata,” ujar bapak Ardanu Jaya Purnama, S.Pd. Pembina Pramuka SMADA.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh SMA/SMK negeri dan swasta di kabupaten Trenggalek. Namun demikian, protokol kesehatan dilaksanakan dengan sangat ketat.

“Konsep awal sedianya akan dilaksanakan secara utuh dengan waktu yang lebih lama. Namun, karena di tengah persiapan acara turun pemberlakuan PPKM darurat, durasi waktu dipangkas lebih singkat dan ditambah dengan pemberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat,” lanjutnya.

Terima kasih kami sampaikan kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada kami. Permohonan maaf yang setulus-tulusnya jika ada kekurangan dalam kami mengemban kepercayaan Bapak Ibu semua. Usaha untuk memperbaiki diri akan terus kami lakukan.  Pendampingan kepada anak didik untuk meraih mimpi akan terus kami jalankan.

SMADA Kreatif !

SMADA Jaya Selamanya !